Perusda Prima Niaga Dinilai Tidak Sehat, Ketua Parade Malut: Bupati Amputasi Saja.

Perusahaan Daerah (Perusda) Halmahera Selatan, Maluku Utara dinilai Gagal memberikan pendapatan signifikan bagi daerah.

Selain gagal perusda sendiri di duga menjadi sarang tidak pinada kejahatan korupsi (Tipikor).

Hal itu mencuat diantaranya kegiatan yang sudah mendapat suntikan modal, justru gagal dan terancam gulung tikar.

Diketahui Perusda sendiri mendapat suntikan dana dua tahun berturut-turut, Yakni; tahun 2023-2024 Senilai 17 Meliar, Namun sejumlah Aset lainnya kini terbelangkai.

Terkait hal itu, Ketua Parade Maluku Utara Sahmar M. zen memberikan sorotan tajam.

Utamanya perusahan milik pemerintah yang dipimpin Abdul Hamid Souwakil selaku Direktur Utama Prima Niaga dinilai paling yang tidak berkompeten.

Menurutnya persoalan perusda yang dinilainya banyak buntung ketimbang untung.

“Tidak berkompeten akhirnya terbengkalai dan terkesan hanya habiskan uang daerah,” ujar Sahmar, Selasa (04/03).

Aktivitas jebolan Makasar ini juga mengatakan, Pemda pastinya mengetahui apa kinerja Perusda Prima Niaga 2 tahun terakhir ini.

Sahmar pun menganggap Bupati saat ini yang mengetahui adanya perusda yang merugi tentu harus berani berbuat agar tidak saja membuat keuangan daerah sehat,

Namun lebih kepada menghentikan sesuatu yang memang tidak menghasilkan apa–apa bagi pendapatan daerah.

“Amputasi saja dan ganti dengan orang yang punya kompetensi bisnis dan lain sebagainya, jika ini dibiarkan terus menerus maka Perusda ini hanya menghabiskan uang rakyat,” pinta Ebams sapaan akrabnya.

Hingga berita ini ditayangkan Abdul Hamid Souwakil Cs dalam upaya di konfermasi*