Amir, keluarga pasien, meminta maaf atas unggahan di media sosial yang dianggap merusak institusi kesehatan Puskesmas Jiko, Kabupaten Halmahera Selatan.
Kejadian ini terjadi pada Sabtu, 5 April 2025, ketika Amir membuat pernyataan bahwa tidak mendapatkan pelayanan di Puskesmas Jiko.
Namun, setelah mengetahui jam kerja pelayanan di Puskesmas setempat, Amir akhirnya meminta maaf.
“Saya atas nama keluarga pasien meminta maaf atas kegaduhan yang sudah terjadi hari ini,” kata Amir.
” Sebenarnya bukan salah mereka (Puskesmas jiko), cuma karena saya panik dan saya minta maaf,” ucap Amir, minggu (6/4/2025).
Sebelumnya Amir mengaku Kejadian ini terjadi pada Sabtu, 5 April 2025, sekitar pukul 03.00 pagi waktu setempat.
Dimana tak ada pelayanan disebabkan dokter dan perawat sedang cuti Hari raya.
Lantar panik Amir kemudian membuat penyataan yang mencoreng institusi kesehatan
Namun amir dalil pernyataan tersebut semata-mata melampiaskan kekesalannya
Kendati demikian Amir memberikan apresiasi atas penanganan cepat untuk menangani pasien tersebut
“Terimakasih ibu kapus dan seluruh perwat suda mengani kk saya meski dalam keadaan di hari libur panjang” kata amir
Sementara Kepala Puskesmas Jiko, Rosacahyana Barmawi, mengatakan bahwa kesalahpahaman tersebut segera diperbaiki oleh Puskesmas Jiko.
Rosna menegaskan bahwa Puskesmas Jiko terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat yang ingin berobat atau mengakses layanan kesehatan.
“Kami terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat yang ingin berobat atau mengakses layanan kesehatan,” jelasnya
Adapun Rosna berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, terutama selama libur panjang.
Dengan demikian, ia berharap Puskesmas Jiko dapat memberikan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat*







